Hari Minggu Tanggal 11 Nopember 2012, Polrestabes Makassar kembali disibukkan dengan kegiatan pengamanan 2 (dua) kegiatan sekaligus yakni Fun Bike dalam rangka memperingati HUT Kota Makassar yang ke 405 maupun Jalan Santai Bersama Komandan dalam rangka HUT Partai Golkar ke 48. Sepintas, kedua kegiatan tersebut sudah lazim terjadi, namun "sedikit" menjadi istimewa dengan adanya Perhelatan Pemilu Kada Gubernur & Wagub Sulsel. Incumbent Bapak DR. H. Syahrul Yasin Limpo, SH, MSi, MH adalah merupakan Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel sementara Walikota Makassar Bapak Ir. H. Ilham Arief Sirajuddin, MM adalah merupakan Ketua DPD I Partai Demokrat Sulsel. Kedua-nya maju menjadi Calon Gubernur Sulsel di perhelatan Pemilu Kada Gubernur & Wagub Sulsel mendatang.
Kedua tokoh Sulsel tersebut secara positif telah berkomitmen turut menjaga stabilitas kamtibmas yang kondusif khususnya di Kota Makassar, namun dengan jumlah kekuatan massa masif yang dimiliki oleh keduanya, mewajibkan Polrestabes Makassar untuk tetap memberikan atensi akan timbulnya berbagai dampak gangguan kamtibmas baik berupa gesekan, intimidasi, provokasi, dll yang pada akhirnya menimbulkan tindak pidana dan semakin memperkeruh stabilitas kamtibmas yang ada.

Bersama dengan bantuan perkuatan dari TNI AD, Polrestabes Makassar melaksanakan rapat kesiapan pelaksanaan pengamanan yang bertempat di Ruang PDDO Lantai 2 Polrestabes Makassar pada hari Sabtu Tanggal 10 Nopember 2012 yang juga mengundang Panitia dari 2 kegiatan tersebut maupun perkuatan lainnya dari Polda Sulsel maupun Polres Pelabuhan Makassar. Rute 2 kegiatan itu, semula melewati beberapa titik / ruas jalan yang sama, akhirnya disepakati untuk dilakukan perubahan dan tidak mempertemukan 2 kegiatan dimaksud guna menghindari adanya benturan yang diluar perkiraan panitia pelaksana.
Pengamanan berjalan lancar untuk kegiatan Fun Bike peringatan HUT Kota Makassar, namun tidak demikian dengan peringatan Jalan Santai yang "ber-insiden", dimana salah seorang peserta sempat melempari Bapak DR. H. Syahrul Yasin Limpo, SH, MSi, MH saat bernyanyi di atas panggung dengan sebuah pipa paralon kecil bersumbu (di duga bom) berdiameter 2 Inci panjang sekitar 10 cm, namun tidak tepat sasaran (Gubernur Sulsel sempat berkelit). Pelaku-pun akhirnya diamankan oleh petugas dari Polrestabes Makassar guna menghindari amuk massa yang semakin meningkat.
Sesuai identitas dan hasil pemeriksaan, pelaku bernama Lk. Awaluddin umur 25 Th dan memiliki Kartu Mahasiswa di salah satu PT di Makassar. Dari tangan pelaku juga disita sebuah tas yang berisikan Senjata Revolver Colt berikut 5 (lima) butir pelurunya serta dompet yang berisikan beberapa identitas lainnya dan sejumlah uang tunai. Selain itu juga diamankan sebuah sepeda motor merk Suzuki Sky Drive milik pelaku.
Berdasarkan hasil pengembangan penyidikan, pelaku ternyata adalah jaringan kelompok teroris dari Sulawesi Tengah dan bersama 2 rekannya yang lain, bertempat tinggal di Kecamatan Moncongloe Kab. Maros (2 rekan tersangka kini telah diburu oleh Tim Densus 88 AT Polda Sulsel). Namun secara umum, situasi di Kota Makassar masih tetap kondusif.
Polrestabes Makassar saat ini semakin memperketat penjagaan di beberapa titik pada Kota Makassar dan dihimbau kepada warga Kota Makassar untuk tetap tenang, tidak panik dan bertindak aktif dalam melaporkan setiap orang yang baru bermukim di wilayahnya masing-masing kepada RT/RW, Lurah, Camat atau Kepolisian setempat guna pendeteksian dini terhadap identitasnya.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar